Sabtu, 03 September 2011

Puisi-puisi M. Nurcholis

Puisi-puisi M. Nurcholis


Empat Sonet tentang Cinta dan Kehidupan
Sonet 1:
Waktu-waktu semakin memburu tak peduli dengan apa kesepian harus ditemani. Takdir, semata bukanlah permainan dadu Yang membawa engkau kepada pangkal mati.
Tunjukkanlah kepadaku gerimis paling manis yang menerpa dedaunan kemalu-maluan. Engkau yang sedang bermain dengan tangis, Dapatkah kau cegah suatu kehilangan?
Aku takkan lagi menunggu sebab waktu takkan pernah bersahabat dengan segala sakit dan kelu dengan segala jiwa yang telah sekarat.
Bila segala sesuatu ditakdirkan untuk mati Ketahuilah, aku pernah menantimu di suatu sudut hati ini.

2010

Senin, 02 Mei 2011

Mengumpulkan Bekal untuk Menulis

Agar semakin lancar menulis kita perlu berlatih menulis. Agar semakin banyak yang bisa ditulis, kita juga harus banyak membaca. Soalnya, dalam dunia tulis menulis juga sering berlaku hukum yang diberikan sebanding dengan yang diterima, yang ditulis sebanding dengan yang dibaca. Kurang membaca biasanya kurang memiliki informasi, dan biasanya kurang mampu memberi informasi. Untuk memperkaya informasi, teman-teman perlu berkunjung ke, salah satunya, Annida Online, Kompas, Oase Kompas, atau ke sini dan di sini.